Entah kenapa baru nyeritain pengalaman ini sekarang, tapi it’s oke lah kita mulai okey.
Saat itu setelah ujian snmptn yang menguras keringat, otak dan DUIT kami sejumlah delapan ekor anak manusia menjalankan rencana yang sudah selama bertaun-taun kami pendam, yaitu ngebolang di jogja dengan modal yang seminimal mungkin dan mendapat untung yang semaksimal mungkin *nah loh?*.
Beberapa hari setelah snmptn kami pun akan berangkat ketempat tujuan. Sebelum berangkat kami berkumpul dirumah sang penulis cerita ini *sebenarnya niat ngumpul itu bukan buat apa-apa, tp buat numpang makan. Oh dem!!* lanjuuuut, setelah itu kami pun pergi ke stasion ternama di Bandung ohiya lupa sebelum itu kami membeli beberapa amunisi untuk bekal di kereta.
Di sinilah cerita di mulai…
Karena kami bukan golongan tajir kami memutuskan untuk menaiki kereta ekonomi yang tarifnya Rp 24.000 dari Bandung ke Jogja. Kami engga tau apa yang akan kami hadapi nanti di dalam kereta namun dengan modal semangat yang membara dan membabi buta kami siap untuk menghadapinya. Kereta pun tiba…. oh my god! ternyata penumpang yang akan menaiki kereta itu banyak beud, kami pun terpaksa “paburu-buru” (ga tau b.indonya apaan) untuk masuk ke dalam kereta. Nah setelah di dalam kereta kami hanya bisa menggalau dan kaget bahwa kami harus bisa menerima kenyataan didalam kereta harus berdiri sampai tiba nanti di jogja sana *ekonomi coy, kalo ekslusif beda cerita*.
Setelah berjam-jam berdiri dikereta, kami menyadari kereta berhenti di kota Tasikmalaya dan katanya akan ada gerbong tambahan. Karena belum pernah naek kereta 4 orang dari kami *termasuk penulis* turun dari kereta berharap mendapat tempat yang lebih layak dan manusiawi :( .
Oh dem!!! tidak sesuai harapan, setelah mencari dari gerbong depan sampai belakang semuanya sudah penuh dan anda tau apa yang terjadi? kami berempat harus berdiri di kamar mandi dan terpisah dari teman seperjuangan kami yang berempat lagi. Sesuatu yah qaqaaaa
Kami pergi dari Bandung jam 20.30 dan tiba di Jogja pukul 07.00, bisa kalian bayangkan penderitaan yang amat pedih di dalam kereta tersebut :(. Setelah tiba di jogja kami menyewa sebuah mobil untuk mengantarkan kami ke tempat saudara sang penulis yang berada di depan pantai Parangtritis. Aseeek mantap kan? hahaha. Setelah tiba disana kami istirahat sejenak meluruskan kaki kami yang sudah berdiri berjam-jam didalam kereta yang “sangaaaaat baik” pelayanannya….
bersambung..
:”(
(Source: mardhatillahseeker)
Mahasiswa Semester 11.
dari gnamira
(via fuckyeahmahasiswa)
mhs A: bro pinjam uang…
mhs B : nih uangnya.
mhs B : mas pinjam uang…
mhs C : nih uangnya.
mhs C : bang pinjam uang ya…
mhs A : nih uangnya.
Hati-hati dengan sirkulasi peminjaman karena akan berputar terus…
dari @nokiafandi
One good step make a big change. I hope …
Be strong, brave, confident, and keep focus.
BECOME A LEGEND !!